Pages

Subscribe:

Senin, 10 Desember 2012

Kebijakan Sang Gubernur

Sistem Genap-Ganjil, akhir-akhir ini berita ditelevisi maupun surat kabar lagi sering-seringnya membahas tentang Kebijakan Gubernur DKI Jakarta, Jokowi yang berencana menerapkan sistem genap ganjil plat nomor kendaraan untuk mengatasi masalah kemacetan Ibukota yang makin complicated. Penerapan sistem ini rencananya akan dilakukan bulan Maret 2013, terlepas dari reaksi pro-kontra masyarakat, saya pribadi sebenernya "tadinya" masih agak bingung, apa dan bagaimana sih yang dimaksud dengan sistem genap-ganjil itu sendiri, bagi yang belum terlalu ngerti gimana cara penerapan sistem genap ganjil itu sendiri, mungkin saya bisa sedikit membantu menjelaskan tentang penerapan sistem ini. saya beri ilustrasi seperti ini...
Jadi, misalkan hari senin diberlakukan sistem Ganjil, itu berarti hanya kendaraan yang plat nomor belakangnya berangka ganjil yang boleh melintas dijalan-jalan yang telah ditentukan (rencananya berlaku di jalan-jalan protokol seperti Jl. Sudirman, Jl. Rasuna Said, dan jalan-jalan protokol lainnya.
selanjutnya hari selasa diberlakukan sistem Genap, itu berarti hanya kendaraan yang plat nomor belakangnya berangka genap yang boleh melintas, dan begitu seterusnya bergantian.

Bagaimanapun disetiap kebijakan yang dibuat pasti akan ada dua sisi, yaitu dampak postif dan negatif, dari informasi yang saya dapatkan dari situs http://beritatrans.com/2012/12/07/untung-rugi-sistem-ganjil-genap/, dibahas mengenai dampak positif dan dampak negatif dari sistem genap ganjil ini, seperti yang dijelaskan sebagai berikut :
Dampak Sistem Ganjil Genap
Dampak Positif
1. secara signifikant meningkatkan kelancaran lalu lintas akan menurunkan arus kendaraan bila diterapkan secara murni ganjil genap akan menurunkan arus sampai 50 persen atau alternatif yang bisa dilakukan adalah dengan membatasi 2 angka terakhir yang dibatasi pada hari tertentu saja misalnya yang nomor akhir 1 dan 2 dilarang digunakan pada hari senin , nomor akhir 3 dan 4 dilarang dihari Selasa dan seterusnya yang dapat menurunkan penggunaan kendaraan sampai dengan 20 persen.

2. Menurunkan konsumsi bahan bakar yang pada gilirannya mengurangi emisi gas buang dan pada gilirannya akan meningkatkan kualitas lingkungan hidup,
3. Penggunaan angkutan umum akan meningkat secara drastis, untuk itu harus dilakukan langkah yang signifikan untuk meningkatkan pelayanan angkutan umum, yang juga berarti harus dilakukan peningkatan jumlah tempat duduk angkutan umum sekurang-kurangnya sebesar pemakai kendaraan pribadi yang terkena kebijakan tersebut.

Dampak Negatif
1. Masyarakat yang terkena kebijakan akan mencari kendaraan yang kedua agar bisa menggunakan kendaraan setiap hari dan hal ini mengakibatkan dampak yang luar biasa terhadap konsumsi terhadap kendaraan baru, dan terjadinya investasi yang tidak digunakan secara optimal yang pada gilirannya memberikan dampak yang negatif terhadap perekonomian. Hal inilah menyebabkan kebijakan ini tidak diterapkan di negara-negara maju.
2. Membutuhkan langkah penegakan hukum yang mempergunakan tenaga penegak hukum yang banyak kecuali menggunakan penegakan hukum elektronik.

Saya pribadi sih sebenarnya dukung dan tidak dengan sistem ini, dukungnya yaa mungkin saja sistem ini benar-benar bisa mengatasi masalah kemacetan di Jakarta yang semakin hari semakin parah kalau dijalankan dengan efektif tentunya, tapi disisi lain agak bingung dan rada keberatan juga sih karena kebetulan 2 kendaraan pribadi saya nomor platnya dua-duanya genap, jadi ga bisa dipakai bergantian deh, huft :(
tapi seandainya nanti sistem ini benar-benar diterapkan, saya sebagai warga Ibukota yang baik akan tetap patuh untuk mengikuti peraturan yang berlaku, pokoknya Do The Best terus buat Pak Jokowi dalam memimpin Ibukota tercinta ini, saya dukung selalu deh pak selama itu untuk kebaikan kita bersama, hhe ;)
Maju terus Jakarta for a Better Future! ^_^

Selasa, 06 November 2012

My Future in My Hand ^_^

Masa depan ??? 
Akan menjadi apa yaa saya di masa mendatang, yaaa ... pertanyaan ini belakangan sering kali mengusik dan terlintas dipikiran saya, mungkin sebelum kalian baca lebih lanjut cerita ini kalian perlu tahu kalau saya saat ini sudah Mahasiswi tingkat akhir di Universitas Gunadarma, saya tidak tahu apakah teman-teman seumuran saya merasakan hal seperti yang saya rasakan sekarang atau tidak, tapi yang pasti akhir-akhir ini saya sering dilanda perasaan GALAU, eeiitzss galau saya disini bukan maslah percintaan karena alhamdulillah hubungan percintaan saya baik-baik saja dan tidak bermasalah, semoga seterusnya seperti ini, hihi ..
Tapi hal yang sering bikin saya galau belakangan ini adalah pertanyaan-pertanyaan seperti akan kemanakah saya setelah lulus ??
akan memilih karir dijalur yang manakah yang akan saya tempuh untuk awal karir saya ??
akankah saya tetap kokoh mempertahankan cita-cita saya sedari dulu yaitu ingin jadi POLITIKUS seperti cerita saya di Post sebelum Post ini, atau saya harus menempuh jalan lain dulu yang tidak terlalu menyimpang dari Jurusan Kuliah saya sekarang yaitu Jurusan Akuntansi, well sebenarnya memang semua hal itu murni 100% keputusan saya karena orangtua saya tidak pernah mempunyai tuntutan sama sekali tentang karir yang akan saya jalani nantinya, hanya mereka terutama ibu saya sering menyarankan untuk tidak memilih pekerjaan yang akan terlalu banyak menghabiskan waktu saya seperti misalnya menjadi pegawai Bank, ibu saya kurang menyetujui jika saya bekerja di Bank karena menurutnya pekerjaan itu akan menyita sebagian besar waktu saya dan kerjaannya monoton, terlebih lagi saya sebagai perempuan yang nantinya bagaimanapun akan menjadi seorang ibu yang harus mengurus Rumah Tangga dan Anak-anak saya kelak, dari pesan ibu saya itu saya memutuskan untuk mencari alternatif "Cita-cita", dulu sewaktu kecil sekitar usia SD jika ditanya ingin jadi apa, saya asal menjawab ingin jadi Insinyur, kenapa saya ingin jadi insinyur, ga tau juga yaa namanya juga anak kecil, bagi lidya kecil jadi insinyur itu keren seperti Pak Ir. Soekarno, padahal saya waktu itu tidak mengerti Insinyur itu apa, hhe .. tapi seiring berjalannya waktu, semakin saya mengerti akan banyak hal cita-cita sayapun berubah ingin jadi Menteri Pemberdayaan Wanita, cita-cita itu muncul saat saya duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama, saat itu saya sempat menjadi Juara di perlombaan Menulis yang bertema "Belajar Masa Depanku", saya masih ingat betapa bangganya saya saat itu karena berhasil menjadi Juara II Se-Jakarta Barat dan dapat menyumbangkan piala bernamakan Maulidya Nurisya untuk dipanjang disekolah dan yang lebih membuat saya bangga lagi, itu adalah kali pertamanya saya bisa memberikan uang kepada orangtua saya murni dari hasil jerih payah saya sendiri yang waktu itu terbilang cukup lumayan yaitu sebesar Rp 500.000, sebenarnya saya mendapat uang tunai Rp 1.000.000, tapi karena dipotong pajak dan lain sebagainya saya hanya bisa memberi mama saya setengahnya saja, tapi itu tidak sama sekali mengurangi rasa syukur saya kepada Alla SWT terutama.
Semakin dewasa cita-cita saya pun berkembang, entah kenapa saya jadi ingin sekali menjadi Wakil Rakyat dan duduk di bangku DPR/MPR, mungkin karena saya yang suka menonton berita dan menyaksikan tentang semerawutnya kondisi Polotik di Negara ini, saya jadi ingin sekali meneriakkan kepada mereka-mereka yang sekarang duduk di atas sana bahwa banyak sekali PR yang harus diselesaikan di Negara ini, banyak sekali masalah-masalah yang harus diselesaikan dan bukan menambah masalah Negara ini dengan berbuat Korupsi, Kolusi, Permainan-permainan Bisnis yang Licik, Membodoh-bodohi Rakyat Kecil, yaaaa ... karena hal ini saya ingin sekali menjadi seorang Politikus, saya ingin ikut berpartisipasi langsung dalam membangun Negara ini,
But, semakin dekat waktunya, semakin dekat saya dengan waktu dimana saya akan terjun langsung kedalam dunia kerja, saya menjadi lebih Realistis, saya bukan anak Jurusan Politik karena saya pernah gagal untuk menjadi Mahasiswi Politik UI, sekarang ini setelah hampir 4 tahun berkuliah di jurusan akuntansi dan karena seringnya saya mendengar cerita dari dosen-dosen saya tentang pekerjaan apa saja yang berhubungan dengan jurusan saya ini saya jadi tertarik untuk menjadi seorang akuntan tapi tentunya yang tidak jauh-jauh dari Impian saya yaitu menjadi anggota DPR, maka saya memutuskan untuk menjadi Akuntan Pemerintah yang dapat bekerja di BPK (kan gedungnya sebrang"an tuh sama DPR, jadi yaa ga melenceng jauh-jauh banget gitu maksudnya) hhe, sebenarnya jadi Auditor juga cukup menarik bagi saya karena kita bisa memeriksa Laporan Keuangan dari berbagai perusahaan, keren kan ??
Pada akhirnya saya sendiri masih berpikir dan menimbang-menimbang jalur mana yang akan saya tempuh akhirnya nanti setelah lulus kuliah, namun yang terpenting bagi saya sekarang adalah bagaimana saya dapat lulus dengan nilai yang terbaik agar nantinya saya dapat bersaing dengan para Fresh Graduated dari berbagai Universitas untuk mendapatkan pekerjaan yang saya ingingkan.
Karena bagaimanapun My Future in My Hand, right ?? ^_^

Dan video ini selalu bisa jadi pembangkit semangat dan motivasi saya ketika semangat saya mulai turun dan dalam keadaan lelah, mau tau seperti apa isi videonya, oke ... check this out ;-)


Kamis, 01 November 2012

Redenominasi .... Perlukah ???

Redenominasi ... yaaa, seminggu belakangan ini saya beberapa kali melihat wacana dan berita-berita di televisi yang membahas tentang redenominasi yang "katanya" akan dilakukan BI (Bank Indonesia) di tahun 2013. tapi sebelum membahas lebih lanjut tentang masalah redenominasi ini, ada baiknya kita mengetahui dulu pengertian dari redenominasi itu sendiri, karena saya yakin ada beberapa orang (terutama orang awam) yang belum mengetahui, sebenarnya apa sih redenominasi itu ??

Redenominasi adalah menyederhanakan denominasi (pecahan) mata uang menjadi pecahan lebih sedikit dengan cara mengurangi digit (angka nol) tanpa mengurangi nilai mata uang tersebut. Misal Rp 1.000 menjadi Rp 1. Hal yang sama secara bersamaan dilakukan juga pada harga-harga barang, sehingga daya beli masyarakat tidak berubah.


Ilustrasi Redenomiasi
Sederhananya, Redenominasi adalah pemotongan nilai mata uang menjadi lebih kecil tanpa mengubah nilai tukarnya.

Mungkin sebagian orang bertanya, Kenapa sih BI sebagai Lembaga Keuangan Pemerintah merasa perlu melakukan Redenominasi, hal ini mungkin dipengaruhi beberapa faktor, sebagaimana informasi yang saya ketahui dari berita di tvOne pagi ini, BI mengusulkan untuk dilakukannya redenominasi ini dikarenakan nilai mata uang rupiah saat ini terlalu tinggi sehingga menyulitkan beberapa hal seperti penyusunan Laporan Keuangan (dikarenakan nilai 0 yang terlalu banyak, apalagi jika angkanya sudah mencapai Triliyunan Rupiah), dan masih banyak juga faktor-faktor lainnya ..
Adapun Tujuan dari Redenominasi yang saya ketahui dari artikel Tempo, adalah sebagai berikut :
  1. Menyederhanakan pecahan uang agar lebih efisien dan nyaman dalam melakuan transaksi
  2. Mempersiapkan kesetaraan ekonomi Indonesia dengan negara regional.
Kalau kita tinjau dari tujuannya sih, menurut saya Redenominasi itu baik, jadi nilai mata uang kita ga kelihatan rendah banget kalau dibandingkan dengan mata uang asing seperti US$. sebagai contoh nilai tukar rupiah dengan US$ saat ini misalnya $1 = Rp 10.000, kalau dilakukan redenominasi maka $1=Rp 10, keren kan? jadi harga mata uang kita ga kelihatan rendah-rendah banget gitu, hhe (itu sih menurut saya pribadi lohh) ;-), tapi disamping ada efek baiknya menurut saya redenominasi ini juga berpotensi menimbulkan efek buruk, redenominasi bisa mempengaruhi psikologi masyarakat seperti akan membuat sindrom "kebingungan" apalagi untuk kalangan-kalangan awam/warga biasa, apalagi untuk orang-orang yang kurang berpendidikan, bayangkan saja, misalnya harga laptop dikisaran Rp 4.000.000 menjadi Rp 4.000, sepintas pasti kita berpikir "murah" sekali, padahal sebenarnya tidak, karena nilainya sama saja, hanya penulisan angka 0-nya yang dikurangi ..
So guys, dari penjelasan saya tentang redenominasi diatas, semoga memberi pengetahuan baru dan menghilangkan "kebingungan" kalian tentang redenominasi tersebut yaa. ^_^
Berikut saya akan tampilkan Rencana Proses Redenominasi yang akan dilakukan Pemerintah melalui BI :
Sumber: Berita Liputan6 SCTV

Rabu, 24 Oktober 2012

Tipe Manusia Berdasarkan Model Komunikasi


Tulisan ini saya buat ketika secara tidak sengaja saya membuka file-file di netbook saya tentang berbagai seminar yang pernah saya ikuti. Entah ada angin apa rasanya saya tertarik untuk membaca kembali materi-materi seminar ini.  Ada satu file yang membuat saya begitu tertarik untuk membacanya lebih lanjut, didalam file yang disajikan dalam bentuk ms. power point tersebut membahas tentang SALES, bagaimana cara menjual, strategi pemasaran, dan trik-trik sukses sebagai entrepreneur, tapi ada tema yang bagi saya cukup menarik yaitu ketika di slide-slide selanjutnya yang menerangkan bahwa ada 3 tipe manusia yang dilihat dari sisi model komunikasinya, berikut akan saya bagikan kepada kalian apa yang saya ketahui dari materi seminar tersebut, jadi ….

Tipe Manusia  ada 3 dilihat dari sisi Model Komunikasinya, yaitu. . . 
  1. Tipe Visual, manusia yang bertipe seperti ini sebanyak 40% 
  2.  Tipe Auditory, manusia yang bertipe seperti ini sebanyak 20% 
  3. Tipe Kinaesthetic, manusia yang bertipe seperti ini sebanyak 40%
Ciri-ciri Orang Visual :
  • Selalu tahu apa yang ingin di sampaikan namun tidak menemukan kata yang tepat 
  • Mengalami masalah untuk dapat mengingat perintah/kata-kata, kecuali di tulis dan sering bertanya kepada orang lain, untuk dapat mengingat bagi dirinya 
  • Membaca dengan cepat 
  • Senang mencorat-coret selama konservasi-konservasi  dalam telepon dan dalam pertemuan 
  • Sering lupa untuk mengulangi pesan yang berbentuk kata-kata 
  • Selalu menjawab pertanyaan dengan jawaban yang singkat seperti “Ya atau Tidak”
  • Lebih memilih melakukan penjelasan dengan menggunakan bahasa tubuh dari pada menggunakan kata-kata 
  • Membutuhkan pandangan secara menyeluruh dan sangat berhati-hati sampai semua Informasi atau proyek dimengerti dengan jelas 
  • Sangat memperhatikan Penampilan 
  • Sangat Teratur dan Rapi 
  • Berbicara dengan cepat 
  • Sangat Ahli dalam pembuatan rencana jangka panjang dan mengatur sesuatu 
  • Sangat teliti dan Memperhatikan lingkungan
  • Sangat ahli dalam mengeja dan mengingat kata-kata dalam pikiran mereka 
  • Lebih mengingat yang terlihat dari pada yang terdengar 
  • Mengingat segala sesuatu berdasarkan Penglihatan 
  • Biasanya kurang terganggu dengan suara
Ciri-ciri AUDITORY :
  • Berbicara sendiri ketika sedang bekerja 
  •  Mudah terganggu dengan kebisingan 
  • Selalu menggerakkan bibir ketika mereka sedang membaca 
  • Cenderung membaca dengan suara lantang dan mendengar 
  •  Dapat mengulangi dan meniru tinggi nada dan warna nada 
  •  Lebih suka berbicara dari pada menulis 
  •  Berbicara dengan pola ritme 
  •  Pembicara yang Handal 
  •  Lebih suka musik dibandingkan Seni 
  •  Belajar dari mendengar dan lebih mengingat sesuatu yang di diskusikan dari pada yang di  lihat
  • Pembicara yang aktif,menyukai diskusi,dan senang penjelasan yang panjang 
  • Bermasalah dengan pekerjaan yang berhubungan dengan gambar,seperti menyusun Puzzle 
  •  Lebih ahli dalam mengeja dari pada menulis

Ciri-ciri KINAESTHETIC :
  • Berbicara pelan dan membutuhkan jeda dalam setiap pembicaraan 
  •  Merespon segala sesuatu dengan sentuhan 
  •  Menyentuh orang lain untuk mendapatkan Perhatian 
  •  Berdiri berdekatan ketika sedang berbicara dengan orang lain 
  •  Berorientasi pada fisik dan banyak bergerak 
  •  Belajar dengan memanipulasi dan melakukan 
  •  Mengingat dengan berjalan dan melihat 
  •  Banyak Bergerak 
  •  Dapat berdiri tegap dalam waktu yang lama 
  •  Tidak dapat mengingat geography kecuali mereka sudah pernah ke sana 
  •  Menggunakan gerakan untuk menyampaikan segala sesuatu 
  •  Berorientasi pada gerakan 
  • Mereka membaca gerakan tubuh  
  •  Cenderung memiliki tulisan yang kurang bagus 
  • Senang melakukan permainan untuk mengekspresikan apa yang ada di pikiran mereka 
So guys, dari ciri-ciri diatas, dirimu termasuk kedalam  tipe yang mana yaa ??? (silahkan dijawab sendiri). ^_^

Sabtu, 13 Oktober 2012

Suatu tempat seperti bukan di bumi

"Seperti bukan di bumi" adalah kata-kata yang pertama kali saya ucapkan dalam hati ketika melihat bentangan alam yang sangat indah yang terhampar dihadapan mata saya. sebuah tempat wisata dikawasan Ciwidey Bandung, Jawa Barat. Kawah Putih ... yaa... memang tempat ini sangat indah sekali, seperti di negeri khayalan, kawah yang airnya berwarna biru muda, diatas air biru terang itu terdapat asap yang mengepul, disekitarnya terdapat batang-batang pepohonan yang hitam seperti habis hangus dibakar, dan anehnya tempat ini sangat tenang sekali karena tak ada satupun hewan yang hidup disekitar kawasan ini, hal ini disebabkan karena kadar belerang yang sangat tinggi ditempat ini sehingga tidak ada satupun hewan yang berani mendekati daerah ini ..
Ini adalah salah satu tempat terindah yang pernah saya kunjungi, Lukisan Sang Maha Kuasa yang satu ini memang membuat saya terkagum-kagum, membuat saya  merasa sangat tenang dan ingin menghabiskan waktu berlama-lama disana, walaupun sebenarnya ada peraturan yang menyatakan bahwa tidak boleh terlalu lama berada dikawasan ini karena tidak baik untuk kesehatan (faktor kadar belerang yang terlalu tinggi) namun saya disana hampir sejam karena pesonanya yang tidak ingin begitu saja saya tinggalkan..

Yang mengusik saya tentang tempat ini adalah cerita tentang asal usul dari kawah putih ini sendiri, begitu banyak cerita-cerita dan mitos-mitos yang berkembang ditempat ini mulai dari cerita yang masuk akal sampai yang tidak masuk logika/nalar..
sebelumnya bagi yang belum tahu tentang asal usul dari kawah putih ini, sedikit saya akan ceritakan kembali cerita yang saya tahu dari papan-papan yang berisi tentang asal usul kawah putih yang ada disekitar kawasan kawah putih ini.
Jadi pada awalnya kawah ini terbentuk dari letusan Gunung Patuha, dahulu masyarakat sekitar menganggap angker kawasan ini sehingga tidak ada yang berani menjamah atau menuju kesana. Saking angkernya kawasan ini, burung yang melintas diatas kawah ini akan mati.
Keindahan Kawah Putih ini baru terungkap setelah Peneliti Botani Belanda kelahiran Jerman Dr. Franz Wilhem Junghunn (1809-1864) yang melakukan penelitian dikawasan ini pada tahun 1837. Setelah dia melakukan penelitian terungkaplah bahwa penyebab burung-burung mati tersebut adalah karena kandungan belerang yang sangat tinggi disekitar kawasan tersebut. Well… sebenarnya ceritanya masih panjang, tapi berhubung awalnya saya bilang hanya akan bercerita sedikit jadi yaa sampai sini aja yaa ceritanya, hehe ;-).

Finally, dari cerita ini saya berharap agar kita bisa lebih mencintai alam kita, di bumi tercinta ini Indonesia. Ga perlu jauh-jauh keluar negeri untuk sekedar liburan yang pastinya akan membutuhkan badget yang tidak sedik
it.
Indonesia juga punya banyak banget kok tempat-tempat wisata yang menarik, yang indahnya ga kalah kok dengan negera-negera lain, kalau orang asing aja begitu excited dengan keindahan alan Indonesia, kenapa kita yang notabene orang Indonesia asli tidak BANGGA memiliki alam yang begini indah. Alhamdulillah, Subhanallah ;-).

Definisi Kehidupan

HIDUP

Adalah suatu tantangan yang harus dihadapi.
Perjuangan yang harus dimenangkan.
Kesusahan yang harus diatasi.
Rahasia yang harus digali.                                      
Tragedi yang harus dialami.
Kegembiraan yang harus disebarkan.
Cinta yang harus dinikmati.
Tugas yang harus dilaksanakan.
Romantika yang harus dirangkul.
Risiko yang harus diambil.
Lagu yang harus dinyanyikan.
Anugerah yang harus dipergunakan.
Impian yang harus diwujudkan.
Perjalanan yang harus diselesaikan.
Janji yang harus dipenuhi.
Kesempatan yang harus dipakai.
Persoalan yang harus dipecahkan.
Kesulitan yang harus dikalahkan.
Rahmat yang harus dipelihara dan dicintai.

Puisi karya Lynda Sanian, Ibunda dari Motivator Wanita No. 1 di Asia MERRY RIANA dalam buku "mimpi sejuta dolar".

Resapilah kata demi kata, kalimat demi kalimat dari puisi diatas, maknai dan realisasikanlah dalam kehidupan nyata kita, karena sesungguhnya memang begitulah arti dari sebuah kehidupan...