Pages

Subscribe:

Kamis, 20 Oktober 2011

Sejarah Search Engine

Alat yang pertama kali digunakan untuk melakukan pencarian melalui Internet disebut “Archie”. Diciptakan tahun 1990 oleh Alan Emtage, seorang siswa dari Universitas Mcgill di Montreal. Program tersebut mendownload daftar direktori dari semua file dan ditempatkan pada alamat FTP, menciptakan suatu filename database yang bisa dicari.
Jika program Archie meng-index file komputer, “Gopher” meng-index teks dokumen. Gopher
diciptakan pada 1991 oleh Mark McCahill di Universitas Minnesota. Karena berbentuk file teks, hampir semua situs gopher menjadi website setelah terciptanya World Wide Web.
Program yang lainnya yaitu “Veronica” dan “Jughead”, yang berfungsi untuk mencari file yang disimpan di dalam sistem index Gopher. Veronica (Very Easy Rodent-Oriented Net-wide Index to Computerized Archives) menyediakan pencarian dengan menggunakan kata kunci di menu judul dalam seluruh daftar Gopher. Jughead (Jonzy’s Universal Gopher Hierarchy Excavation And Display) adalah suatu alat untuk memperoleh menu informasi dari beberapa jenis Gopher Server.
Search Engine pada web yang pertama adalah “Wandex”, suatu nowdefunt index yang dikumpulkan oleh World Wide Web Wanderer, suatu Web Crawler yang dikembangkan oleh Matthew Gray lulusan MIT tahun 1993. Pada tahun yang sama, sebuah search engine lainnya keluar yaitu Aliweb, yang saat ini masih ada. Search engine pertama kalinya yang “full text” atau search engine yang hampir semuanya tulisan adalah Web Clawler yang muncul pada tahun 1994. Tidak seperti search engine sebelumnya, Web Clawler mengijinkan para pemakai mencari informasi dengan menggunakan kata apa saja pada halaman web mana saja. Inilah yang menjadi standarisasi dari semua search engine yang ada sekarang ini.
Setelah itu, banyak search engine yang bermunculan dan saling berlomba untuk mendapatkan ketenaran. Diantaranya Excite, Infoseek, Inktomi, Northern Light, dan AltaVista. Dalam beberapa hal, mereka bersaing dengan direktori terkenal seperti Yahoo!.
Sebelum web muncul, terdapat search engine untuk protokol atau pengguna lain, seperti Archive untuk situs anonymous FTP dan Veronica untuk protokol Gopher. Baru-baru ini muncul juga search engine online yang menggunakan XML atau RSS. Dengan ini search engine menjadi lebih efisien mengindex data pada website tanpa tuntutan yang rumit. Sehingga website hanya menyediakan satu timbal-balik XML dengan index-index search engine. Timbal-balik XML secara meningkat disediakan secara otomatis oleh weblogs atau blogs. Contoh search engine ini adalah feedster, seperti LjFind Search yang menyediakan jasa pencarian untuk Livejournal blogs.
Contoh Search Engine : Google, Yahoo!, msn, AltaVista, Infoseek, dll .
Sumber : Majalah Bitmap edisi juni-juli 2006 ..

Selama ini mungkin kita hanya tau google sebagai search engine atau dalam bahasa indonesia artinya mesin pencari, dan mungkin salah satu pengguna yang amad sering memakainya, nahhh... semoga setelah membaca info diatas kita jadi lebih mengetahui asal-usul teknologi search engine itu sendiri, semoga bermanfaat dan tentunya menambah pengetahuan para reader semua .. ^_^

0 komentar:

Poskan Komentar